Sabtu, 29 Desember 2018

Yi Tian Tu Long Ji 倚天屠龙记

MENGANDALKAN (PEDANG) LANGIT MENJAGAL NAGA
(It-thian-to-liong karangan Jin Yong disadur oleh Tjan Ing Djoe (Zeng Yingqiu 曾荧球)- Gan Kok Liang (Yan Guoliang 颜国梁) dengan judul GOLOK PEMBUNUH NAGA TO LIONG TO)

Tokoh Utama
Thio Bu-kie (Zhang Wuji 张无忌) adalah anak Thio Cui-san dan In So-so. Dia menguasai Cit-siang-kun, Tee-in-cong, Kiu-yang-sin-kang. Kian Kun Tay Lo Ie Sin Kang. Dalam umur muda dia diangkat sebagai ketua golongan Beng

Thio Beng (Zhao Min 赵敏) nama lahirnya adalah Ming-ming Temur (Min-min Temuer 敏敏特穆儿) gelarnya adalah Siauw Beng Kuncu (Shaomin Junzhu 邵敏君主 Putri Siauwbeng). Dia anak Chaghan Temur seorang pangeran Mongol. Dia cerdas dan anggun

Ciu Cie-jiak (Zhou Zhiruo 周芷若) murid Gobipay, anak tukang perahu. Ibunya mati saat dia kecil, bapaknya dibunuh tentara Mongol. Dia diselamatkan oleh Thio Sam-hong, berteman sebentar dengan Thio Bu-kie, dan diserahkan ke Biat Coat.

Organisasi Beng-kauw (Ming Jiao 明教Agama Terang)
A. Kong-beng Su-cia (Guangming Shizhe 光明使者 Rasul Terang) bertindak sebagai wakil ketua
1. Yo Siauw (Yang Xiao 杨逍) adalah Kong-beng-cu-su (Guangming Zuoshi 光明左使 Rasul Terang Kiri) pejabat ketua selama organisasi dalam konflik internal


2. Hoan Yauw (Fan Yao 范遥) adalah Kong-beng-yo-su (Guangming Youshi 光明右使 Rasul Terang Kanan). Dia menyamar sebagai seorang pendeta bisu bernama Kouw Tauw-too (Ku Toutuo 苦头陀 Padri berambut Kouw)

B. Su-tai-hu-kauw-hoat-ong (si ta hu jiao fa wang 四大护教法王 Empat Dharmaraja Pengawal Agama) membantu pemimpin mengawasi kegiatan organisasi. Mereka diperingkat sesuai senioritasnya.
1. Taykis (Daiqisi 黛绮丝), diparabi sebagai Cie-san-liong-ong (Zi-shan-long-wang 紫衫龙王 Raja Naga Baju Ungu) dia menyamar sebagai Kim-hoa-po-po (Jinhua Popo 金花婆婆 Nenek Bunga Emas) untuk menghindari kejaran Beng-kau Persia


2. In Thian-ceng (Yin Tianzheng 殷天正) diparabi sebagai Peh-bie-eng-ong (Bai-mi-ying-wang 白眉鷹王 Raja Elang Alis Putih). Karena perselisihan di Beng-kau dia mendirikan agama sendiri, Pek Bi Kauw


3. Cia Sun (Xie Xun 谢逊), diparabi sebagai Kim-mo-say-ong (Jin-mao-shi-wang 金毛獅王 Raja Singa Berambut Emas). Dia dicari oleh para pendekar karena telah membunuhi banyak pendekar tanpa alasan. Dia dicari juga karena membawa To Liong To (Tu Long Dao 屠龙刀 Golok Penyembelih Naga) lambang supremasi Bu-lim, dan


4. Wie It-siauw (Wei Yixiao 韦一笑 diparabi sebagai Ceng-ek-hok-ong (Qing-yi-fu-wang 青翼蝠王 Raja Kampret Bersayap Hijau )

C. Ngo-sian-jin (wu san ren 五散人 lima pengelana)
1. Leng Kiam (Leng Qian 冷谦) diparabi Leng-bian-sian-sing (leng mian xiansheng 冷面先生 priyayi berwajah dingin)


2. Swee Put-tek (Shuobude 说不得) diparabi  (Budaiheshang 布袋和尚 hwesio berkantong)


3. Thio Tiong (Zhang Zhong 张中) diparabi Tiat Koan Tojin (Tiekunheshang 铁冠道人 Tojin bermahkota besi)


4. Pheng Eng-giok (Peng Yingyu 彭莹玉) diparabi Pheng Hwesio (彭和尚)


5. Ciu Tian (Zhou Dian 周颠) diparabi Hongcu (Fengzi 疯子 Si Kacau).

D. Jiang kie su (zhangqishi 仗旗使 Komandan Bendera Alat Perang)
1. Chung Ceng (Zhuang Zheng 庄铮) adalah Ketua Swie-kim-kie (Rui-jin-qi 锐金旗 Bendera Emas Bersemangat). Dia mati terbunuh dalam pertempuran oleh Biat Coat. Gouw Kin-co (Wu Jingcao 吴劲草) sebelumnya adalah wakil ketua Swi Kim Kie. Zhang Wuji mengangkatnya menjadi ketua setelah kematian Chung Ceng dan menugasinya memperbaiki Golok Naga


2. Gan Hoan (Yan Yuan 颜垣) adalah Ketua Ho-touw-kie Faksi Bendera Tanah (Hou-tu-qi 厚土旗)


3. Tong Yang (Tang Yang 唐洋) adalah Ketua Ang-sui-kie Faksi  (Hong-sui-qi 洪水旗 Bendera Air Meluap)


4. Bun Cong-siong (Wen Cangsong 闻苍松) adalah Ketua Kie-bok-kie (Ju-mu-qi 巨木旗 Bendera Kayu Raksasa)


5. Hee Yam (Xin Ran 辛然) adalah Ketua Liat-hwee-kie (Lie-huo-qi 烈火旗 Bendera Api Mengamuk)

Yo Put-hwie (Yang Buhui 杨不悔) anak Yo Siauw dari Beng-kauw dengan Kie Siauw-hu dari Go-bi-pay


Cu Goan-ciang (Zhu Yuanzhang 朱元璋) pemimpin rendah Bengkauw yang ambisius, sebelumnya adalah seorang rahib dari biara Uy-kak-sie (Huang-jue-si 皇觉寺). Berkhianat kepada Bu-kie untuk mengambil pimpinan tentara pemberontak dan pada akhirnya menjadi pendiri Dinasti Beng


Siang Gie-cun (Chang Yuchun 常遇春) anggota Bengkauw yang mengantar Bu-kie ke Lembah Kupu untuk berobat. Sekutu Goan-cian ikut menghianati Bu-kie. Di akhir cerita menjadi salah satu panglima Goan-ciang


Cie Tat (Xu Da 徐达) salah satu pemimpin rendah Bengkauw yang diberi buku teori militer oleh Bu-kie. Sekutu Goan-ciang menghianati Bu-kie. Pada akhirnya menjadi salah satu panglima Cu Goan-ciang


Ou Ceng-gu (Hu Qingniu 胡青牛) adalah tabib yang tinggal di Lembah Kupukupu. Dia diparabi 

Kian-sie-put-kiu (Jiansi Bujiu 见死不救 melihat kematian tak menyelamatkan) dia dikenal sebagai 

Tiap-kok-ie-sian (Die-gu-yi-sheng 蝶谷医生 dokter lembah kupu²)


Ong Lan-kouw (Wang Nangu 王难姑) adalah istri Ou Ceng-gu, seorang ahli racun yang selalu berusaha mengalahkan kepandaian suaminya


Yo Po-thian (Yang Dingtian 阳顶天) adalah pendahulu Tio Bu-kie sebagai pemimpin Golongan Beng

Thian Eng Kauw (Tian Ying Jiau 天鹰教 Golongan Elang Langit)
In So-so (Yin Susu 殷素素) adalah ibu Thio Bu-kie, anak perempuan In Thian-ceng dan adik perempuan In Ya-ong


In Ya-ong (Yin Yewang 殷野王)


In Lee (Yin Li 殷离) anak Ya-ong, minggat dari rumah setelah membunuh ibu tirinya, menjadi murid Kim-hoa-po-po

Pemimpin balai dan altar:
1, Li Thian-hoan (Li Tianyuan 李天垣) adalah pemimpin Balai Kayangan. Dia adalah adik Yin Tianzheng


2. Chong Kim-peng (Chang Jinpeng 常金鹏) adalah pemimpin Altar Burung Bunglon. Dia terbunuh oleh Cia Sun


3. Pek Kui-ciu (Bai Guishou 白龟寿) adalah pemimpin Altar Kura Hitam. Dia terbunuh oleh Teng Bin-kun


4. Cong Siauw-hong (Cheng Chaofeng 程嘲风) adalah pemimpin Altar Naga Azura


5. Ko San-ong (Gao Shanwang 高山王) adalah pemimpin Altar Macan Putih


6. Hong Kiong-eng (Feng Gongying 封弓影) pemimpin Altar Ular Dewa

Tiga pembantu setia In Thian-ceng yaitu: In Bu-hok (Yin Wufu 殷无福), In Bu-lok (Yin Wulu 殷无禄), In Bu-siu (Yin Wushou 殷无寿). Mereka adalah mantan bandit dari barat daya yang bersumpah setia ke In Thian-ceng setelah diselamatkan olehnya


Organisasi Bengkauw Persia
Siauw Ciau (Xiaozhao 小昭) adalah anak perempuan Han Cian-yap dan Taykis

Hong In Goat Sam Su (Feng-yun-yue-san-shi 風雲月三使Tiga Rasul Angin, Awan,dan Bulan) ditugasi menjaga Artefak Keramat Ajaran Beng berupa Seng-hwee-leng (Shenghuoling 圣火令 Tablet Nyala Suci). Mereka yaitu
1. Biauw-hong Su (Miaofeng Shi 妙风使 Rasul Angin Halus)
2. Liu-in Su (Liuyun Shi 流云使 Rasul Awan Mengambang)
3. Hwie-goat Su (Huiyue Shi 辉月使 Rasul Bulan Terang)

Po-su-ong (Bao-shu-wang  宝树王 Raja Pohon Mustika) berjumlah yang datang ke Cina mencari Daiqisi dan membawa kembali ke Persia. sepuluh di antara nya tersebut di novel:
1. Tay-seng (Dasheng 大胜 Kemenangan)
2. Tie-wi
3. Siang-seng (Changsheng 常胜 Kejayaan)
4. Sin-sim 
5. Jin-hook
6. Ceng-tit
7. Kong-tek (Gongde 公德 Moralitas)
8. Peng-teng (Pingdeng 平等 Kesetaraan)
9. Cie-sim (Quxin 齐心 Kebersamaan)
10. Kie-beng (Juming 俱明 Keadilan)


Kekaisaran Goan
Khakan Temür (Chahan Temuer 察罕特穆儿) disebut Jie Lam-ong (Rǔyáng Wáng 汝阳王 Pangeran Ruyang) adalah ayah Tio Beng dan Ong Popo. Dia diperintah Kaisar Goan untuk menghabisi ajaran Bengkauw dan dan kekuatan anti Goan yang ada di bulim


Han Kie (Han Ji 韩姬 selir Han) selir Khakan Temur terbunuh di Biara Ban-hoat oleh Hoan Yauw tanpa sengaja


Kuh Kuh Temür (Ku Ku Temuer 库库得特穆儿) juga dikenal dalam nama Cinanya sebagai Ong Popo  (Wang Baobao 王保保), adalah anak lelaki Khakan Temur dan kakak Tio Beng

Hianbeng Jielo (Xuanming Erlao玄冥二老 Dua jago dunia gelap)  adalah dua murid dari almarhum Pek-su Tauwto (Baisun Daoren 百损道人) yang terdiri dari
Lok Thung-kek (Lu Zhangke 鹿杖客) seorang bandot yang kejam sering memperkosa perempuan. Dia mengingini Han Kie dan Ciu Cie-jiak dan
Ho Pit-ong (He Biweng 鹤笔翁) yang mempunyai kesukaan minum anggur enak

Murid-murid Hwee-kong-tauw-to (Huogong Toutuo 火攻头陀 padri dapur) yang direkrut oleh  Khakan Temür sebagai tentara bayaran. Mereka dan Seng Kun membunuh Liong-bun Piao-kiok (Longmenbiaoju 龙门镖局) dan membuat cacat  Jie Thay-giam. Dua puluh tahun kemudian mereka menyergap dan melukai In Lie-heng. Mereka dikalahkan oleh Tio Bu-kie dalam suatu pertarungan di Butongsan. Mereka adalah
1. A-toa (A'da 阿大) nama aslinya Phui Tong-peng (Fang Dongbai 方东白 dengan paraban  Pat-bik-sin-kiam (Bashenjian 八臂神剑 Pedang sakti tangan delapan) karena ketrampilannya dalam memainkan pedang. Dia sebelumnya adalah petinggi Kaypang dengan paraban Giok-bin-sin-kiam (Yu-mian-shen-jian 玉面神剑 Malaikat Pedang Bermuka Kemala) tetapi kemudian memalsukan kematiannya dan mengabdi pada Khakan sebagai seorang tentara bayaran


2. A-jie (A'er 阿二) suheng A-sam tenaganya lebih besar namun kalah juga melawan Bu-kie di Butongsan


3. A-sam (A'san (阿三) dahulu bernama U Bun-cek jagoan kondang dengan paraban Pat-pie-sin-mo (iblis tangan delapan) membuat cacat Jie Thay-giam and In Lie-heng dengan keahliannya Kim-kong-hek-mo (Jin-gang-fu-mo 金刚伏魔绝技 iblis menundukkan vajra)


4. Kang-siang (Gangxiang 刚相) dibunuh oleh Thio Samhong ketika berusaha menyergapnya dengan menyaru sebagai seorang paderi Siaulim bernama Kong-siang (Kongxiang 空相).

Sin-sian-pat-hiong (Shenjian baxiong 神箭八雄) adalah kelompok delapan pendekar yang direkrut oleh Khakan Temur sebagai tentara bayaran, mereka adalah:
1. Ciu It-siang (Zhao Yishang 赵一伤)


2. Cian Jie-pek (Qian Erbai 钱二败)


3. Sun Sam-hwie (Sun Sanhui (孙三毁)


4. Lie Sie-cui (Li Sicui (李四摧)


5. Cu Ngo-siok ( Zhou Wushu 周五输)


6. Go Kiu-pho (Wu Liupo 吴六破)


7. The Cit-bie (Zheng Qimie (郑七灭)


8. Ong Pak-swee (Wang Bashuai 王八衰)

Butongpay (Wudangpai 武当派)
Thio Sam-hong (Zhang Sanfeng 张三丰) adalah pendiri dan pemimpin Butongpay. Ketika kecil menjadi murid Siaulimpay dia bernama Thio Kunpo (Zhang Junbao 张君宝).


Butong Cit-hiap (Wudong Jixia 武当七侠
Tujuh pendekar Butong) adalah murid Tio Sam-hong terdiri dari
1. Song Wan-kiauw (Song Yuanqiao 宋远桥) adalah ayah Song Qingshu. Aslinya dikenal sebagai pendekar pedang dan diharapkan menjadi pemimpin Butongpay berikutnya. Reputasinya turun oleh buruknya kelakuan anaknya sehingga kesempatannya hilang. Tio Sam-hong memerintahkan dia dalam sisa hidupnya untuk menyendiri.
2. Jie Lian-cu (Yu Lianzhou 俞莲舟) adalah pendekar terkuat di antara 6 lainnya. Dia ditunjuk oleh Tio Sam-hong sebagai penggantinya
3. Jie Thay-giam (Yu Daiyan 俞岱岩) dilumpuhkan oleh In So-so dan dikirim ke Butongsan dengan jasa Liong-bun Piaukiok. Di perjalanan kawanan piaukiok dibunuh Sengkun dan Thay-giam dibuat cacat permanen. Dia mendapatkan pengobatan dari Tio Bu-kie 20 tahun kemudain namun hanya dapat pulih sebagian dan tak dapat menggunakan seluruh potensinya
4. Thio Siong-kee (Zhang Songxi 张松溪) adalah yang terpintar di antaranya. Dia kadang - kadang memberikan nasehat kepada koleganya
5. Thio Cui-san (Zhang Cuishan 张翠山) adalah murid yang paling berbakat yang secara personal dididik oleh Tio Sam-hong . Selain ahli pedang dia juga seniman sastra dan kaligrafi. Senjatanya yang unik menyebabkan dia diparabi Im-go-tiat-hoa (Yin-gou-tie-hua 银钩铁画 gambar besi goresan perak). Dia bapak Thio Bu-kie dan saudara angkat Cia Sun. Dia bertemu dengan In So-so secara kebetulan karena mereka terdampar di Pulau Api Es. Mereka dikawinkan Cia Sun dan bermukim selama 10 tahun di sana. Mereka bunuh diri karena dipojokkan para pendekar untuk menunjukkan tempat keberadaan Cia Sun
6. In Lie-heng (Yin Liting 殷梨亭) adalah tunangan asli Ki Siauw-hu. Pertunangan berakhir ketika Siauw-hu menyadari menyintai Yo Siauw dan sudah hamil darinya. Bebarapa tahun kemudian setealah In Lie-heng dilukai seperti  Thay-giam. Yo Put-hwie merawatnya dan jatuh cinta dengannya. In Lie-heng menikahi Yo Put-hwei pada akhirnya walau perbedaan usia yang cukup banyak.
7. Boh Seng-kok (Mo Shenggu 莫声谷) adalah murid termuda dan paling pemberang. Dia berusaha mengingatkan Song Cin-su setalah mendapati nafsunya dengan Ciu Cie-jiak dan anggota Gobipay. Dia disergap oleh Tan Yu-liang dan dibunuh oleh Song Cing-su

Song Ceng-su (Song Qingshu 宋青书) adalah anak Song Wan-kiau yang sombong dan berkelakuan cacat. Dia dijuluki Giok-bin Beng-siang (Yu-mian Ming-xiang 玉面明洋) Beng-siang bermuka kemala) karena ketampanannya. Dia mengingini Ciu Cie-jiak sehingga membuatnya sangat cemburu dengan Thio Bu-kie. Keinginannya itu menjadi kelemahannya sehingga gampang ditipu oleh Tan Yu-liang dan Seng Kun bahwa dia lebih cocok untuk Cie-jiak ketimbang Bu-kie. Setelah membunuh Mo Shenggu di menghianati Butongpay dan bergabung ke Kaypang membela Tan Yu-liang. Ketika Tio Bu-kie membatalkan rencana nikahnya dengan Ciu Cie-jiak, Cie-jiak berpura-pura mau mengawini Song Cing-su dan mengajarinya Kiu-im-pek-kut (Jiu-ying-bai-gu 九阴白骨). Maksud Cie-jiak yang sebenarnya adalah upaya membalas dendam ke Tio Bu-kie. Song Cing-su menjadi lumpuh pada To-say-eng-hiong-hwee (Tu-shi-yin-xiong-hui 屠獅英雄会pertemuan pendekar menjagal singa) selama bertarung dengan Jie Lian-cu dan selanjutnya dibunuh oleh Tio Sam-hong sebagai hukuman atas tindak kriminalnya.

Gobipay (Emeipai 峨嵋派)
Kwee Siang (Guo Xiang 郭襄) adalah pendiri Gobipay merupakan anak bungsu dari Kwee Ceng dan Uy Yong. Di awal cerita berjumpa dengan Kak-gwan dan Thio Kunpo (nama kecil Thio Sam-hong) di Siaulimsan. Kak-gwan membacakan Kiu-yang-cin-keng (ilmu sembilan matahari) kepadanya, Thio, dan Busek sebelum kematiannya. Kemampuan silat Kwee Siang meningkat setelah berhasil menggabungkannya dengan miliknya semula. Dia mewarisi Pedang Langit dan rahasianya dari keluarganya ketika pertempuran di Siangyang. Setelah semua keluarganya meninggal dalam mempertahankan Siangyang dari Mongol, dia menjelajah Kangouw sebelum mendirikan Gobipay


Biat Coat Suthay (Miejue Shitai 灭绝师太), nama Biat-coat harfiahnya berarti menghancurkan - melenyapkan, adalah dogma keras dari pemimpin Gobi itu. Dia bercita-cita membersihkan dunia dari kejahatan dan membuat Gobipay menjadi partai silat nomor satu di Bulim. Pandanganya yang dogmatis dan ekstrim membuatnya sampai pada pengamalan yang kejam, termasuk membunuhi orang-orang yang mempunyai kaitan dengan Agama Terang. Dia membenci Agama Terang karena dianggapnya sebagai aliran sesat. Lain daripada itu juga karena keterlibatan Yo Siauw dalam suatu event sehingga menjadi jalaran matinya Kouw Bong-cu, suheng sekaligus kekasihnya. Di Kuil Ban-hoat di menunjuk Ciu Cie-jiak menjadi penggantinya sebelum dia menemui ajalnya.


Kouw Bong-cu (Guhongzi 孤鸿子)  adalah suheng Biat Coat. Dia menantang Yo Siauw pada suatu kontes dan kalah walaupun sudah bersenjata Pedang Langit. Dia merasa terhina dan bunuh diri. Kematiannya menjadi jalaran Biat Coat membawa dendam dengan Yo Siau dan Agama Terang.


Kie Siauw-hu (Ji Xiaofu 纪晓芙) salah satu murid Biat Coat yang berpotensi menggantikannya. Pada awalnya, dia adalah tunangan dari pendekar nomor 3 Butongpay, In Lie-heng namun nasib membawa dia jatuh cinta kepada Yo Siauw dan hamil dengannya. Dia meninggalkan Gobipay untuk membesarkan anaknya, Yo Put-hwie. Put-hwie berarti tak menyesal yang menyiratkan cintanya kepada Yo Siauw. Dia menolak perintah Biat Coat untuk membunuh Yo Siauw karena itu dia dibunuhnya,


Teng Bin-kun (Ding Minjun 丁敏君) salah satu murid senior Biat Coat. Dia iri dengan ke-pilihkasih-an gurunya terhadap Kie Siauw-hu dan kemudian Ciu Cie-jiak. Pheng Eng-giok suatu waktu menyebutnya sebagai Muka Sangar Hati Kejam Tok-ciu-bu-giam
(dushou wuyan 毒手无盐 tangan beracun tanpa garam) setelah dia dibutakan mata kanannya. Suatu kali dia mengangkat dirinya sebagai pejabat ketua ketika Ciu Cie-jiak tak jelas rimbanya namun koleganya enggan ikut karena ke-ego-annya


Pwee Kim-gie (Bei Jinyi 贝锦仪) murid Biat Coat yang melindungi Put-hwie di Lembah Kupu² dari pembunuhan Bin-kun dengan menunjukkan arah salah keberadaan nya.
Kim Gi (Jin Yi 锦仪) ditugasi menjaga Go-bi-san saat Biat Coat dan  lain² menyerang Kong-beng-teng
Uy Kio-bu
Sun Liang-tin
Tio Leng-cu (Zhao Lingzhu 赵灵珠)
Lie Beng Hee (Li Mingxia 李明霞)
Souw Bong-ceng (Su Mengqing 苏梦清)
Hong Pi-lim (Fang Bilin 方碧琳)
Ceng-hian (Jingxuan (静玄) memimpin rombongan ke Butongsan pada ulangtahun 100 tahun Thio Sam-hong. Dia tak sengaja dilukai Bu-kie saat Bukie melindungi orang² Bengkauw yang tak berdaya dalam pertempuran di perjalanan menuju Puncak Terang. Di akhir kisah dia menerima potongan Pedang Langit
Ceng-hui (Jinghui 静慧) pendeta perempuan yang mudah tersinggung. Dia memberikan penjelasan hubungan Cie-jiak dengan Song Ceng-su
Ceng-hie (Jingxu 静虚) mati di tangan Wie It-siauw dalam perjalanan ke Kong-beng-teng (Guang-ming-ding 光明顶 Puncak Terang)
Ceng-ciauw (Jingzhao 静照) berusaha membunuh Cia Sun di To-say-eng-hiong-hwee
Ceng-kee (Jingjia 静迦) membunuh Suma Cian-cong dan Hee Ciu di acara membunuh Singa dengan Pek-lek-lui-hwee-tan (Pi-li-lei-huo-dan 霹雳雷火弹 Bom Api Geledek).
Ceng-kong (Jingkong 静空)
Ceng-she (Jingxian 静闲)
Ceng-tin (Jingzhen 静真)
Ceng-to (Jingdao 静道)
Ceng-hong (Jingfeng 静风)
Ceng-sim (Jingxin 静心)
Ceng-ho (Jinghe (静和)
Ceng-hoat (Jingfu 静法) muncul di Pertemuan pendekar menjagal singa

Siaulimpay (Shaolinpai 少林派)
Kak-wan (Jueyuan 觉远) adalah sute dari Bu-sek and Bu-siang. Dia dihormati sebagai guru Thio Sam-hong. Sebelum mati dia membacakan kitab Kiu-yang-cin-keng (Jiu-yang-zhen-jing) kepada Thio Sam-hong dan Kwee Siang yang kemudian masing - masing mendirikan Butongpay dan Gobipay
Bu-sek (Wuse) Kepala Lo-han-tong (Luohan tang 罗汉堂 Balai Arhat) membantu pelarian Kun-po
Bu-siang (Wuxiang) Kepala dari Tat-mo-tong (Damo tang 达摩堂 Balai Bodhidharma) memerintahkan penangkapan Kun-po
Kouw-tin Sian-su (Kuzhen Chanshi 苦真禅师) Hong-thio Biara Siauwlim yang terhitung kakek guru Thian Beng. Dia mati dipukul Hwee-kong Tau-to
Kouw-hui Sian-su (Kuhui Chanshi 苦慧禅师) rahib seangkatan Kouw-tin yang pergi ke See-hek saat terjadi kegaduhan di Biara Siauwlim dan mendirikan Biara Siauwlin Barat
Hwee-kong Tau-to (Huogong Toutuo 火工头陀 Rahib berambut urusan dapur) adalah penghianat Siaulim. Dia dulu rahib bagian dapur, belajar keahlian Siaulim secara otodidak lalu pergi ke barat mendirikan Kim-kong-bun (Jin-gang-men 金刚门 Pesantren Bajra)
Thian Beng Hong-thio Biara Siauwlim di zaman Kak-wan

Murid Siauwlimsie Barat zaman Kak-wan yang ke pusat menantang Ho Ciok-to di Siauw-sit-san yaitu Phoa Thian-keng, Phui Thian-loa, dan Wie Thian-bong

Pesilat yang mencuri Kitab Kiu-yang-cin-keng dari perpustakaan Siauwlimsie yang saat kematiannya disaksikan oleh Ho Ciok-to, yaitu: In Kek-see dan Siauw Siang-cu. In Kek-see memberitahukan keberadaan Kiu-yang-cin-keng kepadanya

Seng-kun (Cheng Kun (成昆), nicknamed Hun-goan-pek-lek-ciu (Hunyuan pili shou 混元霹雳手 tangan geledek awal zaman), adalah tokoh berkemampuan mematikan, tokoh jahat yang utama yang mempunyai obsesi menghancurkan Beng-kauw karena cintanya kepada su-moynya tak wujud dengan kawinnya dia dengan Yo Po-thian. Dia bersembunyi di Siaulimpay sebagai Goan-tin (Yuanzhen 圆真) dan sukses menciptakan suasana permusuhan di antara Beng-kauw dengan partai-partai persilatan yang ada. Dia pura-pura menerima Cia Sun sebagai muridnya lalu membunuh keluarganya tanpa perasaan lalu menghilang. Meski dia tak suka pemerintah Mongol namun dia dengan ogah-ogahan mau menjadi penasehat Khakan Temur dan membantunya menyusun rencana menghapus Bengkauw. Selanjutnya, dia menjadi tamak akan kekuasaan dan dengan Tan Yu-liang merencanakan jalan untuk dirinya mendominasi Bulim. Bu-kie menggagalkanya. Pada akhirnya Cia Sun berhasil mengalahkan dan membutakannya.

Su-tayseng-ceng (Si-da-sheng-seng 四大圣僧 empat rahib suci), terdiri dari: (1) Kong-kian (Kongjian 空见) jago yang tak terkalah kan. Dia berupaya meredakan kemarahan Cia Sun dengan menyilakan Cia Sun mmembunuh, (2) Kong-bun (Kongwen 空闻) Hong-thio dari Biara Siauwlim saat cerita ini berlangsung, (3) Kong-tie (Kongzhi 空智) sute Kong-bun yang memimpin rombongan ke Puncak Terang,(4) Kong-seng (Kongxing 空性) ahli Liong Jiauw Ciu (Long jiao shou 龙角手 telapak tanduk naga). Dia mati dibunuh A-sam.

Tiga hwesio yang mata kanannya dibutakan oleh In So-so (1) Goan Im (Yuan Yin 圆音) muncul di Kon-beng-teng dihajar Bu-kie karena mengucapkan pernyataan yang menghina almarhum orang tua nya, (2) Goan Sim (Yuan Xin 圆心) ikut Hong-thio pada peringatan ulangtahun ke-100 Thio Sam-hong, dan (3) Goan Hiap (Yuan Ye 圆业).

Tat-mo-tong-sam-wan-lo (Da-mo-tang-san-yuan-lao 達摩堂三元老 Tiga senior dari Balai Bodhidharma) mempunyai kemampuan formasi Kimkong-hok-mo-coan (Jin-gang-fu-mo-quan 金刚伏魔圈 Cincin Vajra Iblis Yang Menaklukkan) untuk menjaga Cia Sun ketika ditahan di Siauwlimsie. Kurang lebih 30 tahun sebelum cerita berlangsung mereka bertempur dengan Yo Po-tian setelah dihasut oleh Seng Kun dan mereka terluka. Sejak itu mereka mesu diri dalam status Ko-ceng (Ku-chan 枯禅 semedi layu). Mereka kemudian sadar akan rencana jahat Seng Kun setelah mendengar penjelasan Bu-kie. Mereka adalah
(1) Touw-ok (Du'e 渡厄), kehilangan mata kirinya ketika bertarung dengan Yo Po-thian dan mendendam. Dia percaya kepada Thio Bu-kie ketika dijelaskan latar belakang pertarungan itu
(2) Touw-ciat (Dujie 渡劫)
(3) Touw-lan (Dunan (渡难)

Kunlunpay (Kunlunpai 崑崙派)
Ho Ciok To (He Zudao 何足道) diparabi Kunlun Samseng (Kunlun Sansheng 昆仑三圣 Nabi Tiga dari Kunlun). Dia dianggap ahli di 3 bidang, yaitu ziter, pedang, dan catur sehingga disebut sebagai Khim-seng (Cinsheng), Kiam-seng (Jiansheng) dan Khie-seng (Qisheng). Dia lenyap setelah dikalahkan Kak-wan. Dia pernah bertemu 2 orang yang mencuri Kiu-yang-cin-keng dari Siaulim sedang bertarung mati²an, yaitu Siauw Siang-cu dan In Kek-see. Sebelum mati, Kek-see mengatakan tempat kitab itu. Ho Ciok-to salah dengar pesannya dan meneruskan pesan salah itu ke Kakwan
Ho Thay-ciong (He Taichong 何太冲), diparabi Tiat-cin-siansing (Tie-qin-xiansheng 铁琴先生 Priyayi siter besi), pemimpin Kunlun yang kufur dan mesum. Dia dan istrinya berupaya membunuh Thio Bu-kie dan Yo Put-hwie setelah Bu-kie menyelamatkan selirnya dari kematian. Bu-kie dan Put-hwie diselamatkan oleh Yo Siauw. Dia berusaha membunuh Cie Sun di Siaulim namun justru terbunuh oleh Tiga Senior
Pak Siok-ham (Ban Shuxian 斑淑娴) adalah istri Thay-cong dan ahli Cing-liang-gi-kiam-hoat (zheng liang-yi jianfa 正兩仪剑法 ilmu pedang langit bumi). Bersama suami dia terbunuh oleh Tiga Senior Siauwlim
See Hoa-cu salah satu murid Siok-ham muncul di Kong-beng-teng
Wie Su-nio salah satu pesilat yang muncul ikut gurunya di Butongsan pada ulang tahun Thio Sam-hong di Butongsan

Hoasanpay (Huashanpay 华山派)
Sian-ie Thong (Xianyu Tong (鲜于通), diparabi Sin-it-cu (Shenjizi 神机子 gawai sakti), adalah seorang pengacau dan mesum. Suatu waktu Ow Ceng-gu meyelamatkannya dari racun ulat emas yang dipasang Nyonya Miao, seorang perempuan yang pernah berhubungan dengannya. Adik perempuan Ceng-gu, Ow Ceng-yang, jatuh cinta padanya dan mengawininya. Tetapi Sian-ie Thong mengupayakan kematiannya agar dia dapat mengawini anak perempuan pendahulunya meski Ceng-yang sudah hamil. Kelakuan buruknya diketahui sukonya, Pek Goan (Bai Yuan 百元). Dia dibunuh sebelum rahasia itu tersebar. Dia lalu memfitnah Bengkauw atas pembunuhan itu. Pada pertarungan di Kong-beng-teng Bu-kie mengungkap kelakuan buruknya dan mengembalikan racunnya yang lemparkan ke Bu-kie. Dia teracuni dan Bu-kie mau mengobatinya. Sian-ie Thong mati dibunuh oleh Ho Thay-ciong secara tak sengaja

Si Kong-wan (Xue Gongyuan 薛公远) adalah murid Sian-ie Thong. Dia diobati Bu-kie selepas diracun oleh Kim Hoa poop. Walau begitu di suatu tempat dia akan mengkanibal Bu-kie dan Put-hui. Bu-kie berhasil melarikan diri dengan meracuninya

Kongtongpay 崆峒派
Bok Leng-cu Ciangbun sucouw Khongtong Ngoloo
Kongtong Ngolo (Kongtong wulao 崆峒五老 lima sesepuh Kongtong) tak merelakan Cia-sun mencuri kitab Cit-siang-kun (qi-shang-quan 七伤拳 pukulan 7 luka). Mereka dikalahkan Thio Bu-kie di Puncak Terang. Empat di antaranya adalah (1) Koan Ling (Guan Neng 关能) tak tersebut di saduran, (2) Cong Wie-hiap (Zong Weixia 宗维侠) mendendam ke In Thian-ceng atas kekalahan dulu. Dia menderita luka akibat salah latihan dan disembuhkan Bu-kie. Dia menyangkal kecurangannya dulu ke Bengkauw, (3) Tong Bun-liang (Tang Wenliang 唐文亮) anggota badannya dipatahkan oleh In Thian-ceng pada perkelahian di Puncak Terang. Thio Bu-kie memulihkannya, (4) Siang Keng-cie (Chang Jingzhi 常敬之) berjuluk It-kun-toan-gak (yi-quan-duan-yue 一 拳断岳 satu tinju mematahkan gunung)
Kan Ciat (Jian Jie 简捷)  anggota kroco yang pernah disembuhkan Bu-kie dari keracunan Kim-hoa Popo namun membalasnya dengan akan memakannya

Kaypang (Gaibang 丐帮)
Tan Yu-liang (Chen Youliang 陈友谅) murid Seng Kun maka juga sute Cia Sun. Dia menjadi mata-mata gurunya dengan menjadi anggota Kaypang dan memanipulasi Song Ceng-su untuk mengkhianati Bu-tong-pay. Setelah Sent Kun kalah dia menyusup ke barisan Bengkauw dan menjadi salah satu petingginya. Setelah Goan runtuh ia mengangkat diri menjadi kaisar namun kemudian terbunuh
Su Hwee-liong (Shi Huolong 史火龙) Kaypangcu. Tak dikenal di Bulim karena jarang tampil. Dia dibunuh Sheng Kun dan Tan Yu-liang dan menggantinya dengan personil yang mudah mereka kendalikan
Su Hong Sek (Shi Hongshi 史红石) anak perempuan Su Hwee-liong. Dia diselamatkan oleh Gadis Baju Kuning selepas ayahnya dibunuh. Dia menggantikan kedudukan ayahnya sebagai Kaypangcu.

Keluarga Cu (Zhu 朱) dan Bu (Wu 武)

Cu Tiang-leng (Zhu Changling 朱长龄), dijuluki Eng-thian-it-pik (惊天一笔 kuas kejut ), adalah keturunan Cu Tiok-liok (Zhu Ziliu). Dia ahli menggunakan It-yang-ci (一阳指). Dia dan Bu Liat mengakali Bu-kie untuk menunjukkan tempat Cia Sun
Bu Liat (Wu Lie 武烈) adalah keturunan Bu Sam-tung (Wu Santong). Dia dengan Cu Tiang-leng merencanakan untuk ngakali Bu-kie agar menunjukkan tempat keberadaan Cia Sun
Cu Kiu-tin (Zhu Jiuzhen 朱九真) anak perempuan Cu Tiang-leng. Meski cantik, dia kasar dan kejam. Dia merayu Bu-kie untuk membantu ayahnya mengungkap keberadaan Cia Sun. Dia dibunuh oleh In Lee
Bu Ceng-eng (Wu Qingying 武青樱) anak perempuan Bu Liat. Dia disukai Wie Pek dan menjadi pesaing Cu Kiu-tin
Wie Pek (Wei Bi 卫壁) adalah murid Bu Liat. Dia mengingini cinta Cu Kiu-tin dan Bu Ceng-eng sekaligus. Dia dibunh oleh Wie It-siauw ketika berusaha mengintipnya

Tokoh Lainnya
Han Cian-yap (Han Qianye 韩千叶) dijuluki Gin-yap-siansing (Yin-ye-xiansheng 銀葉先生 priyayi daun perak). Dia berusaha membalas dendam ke Yo Po-tian dan menantangnya bertarung. Taykis mengambil tantangan itu dan mereka bertarung di kolam es. Mereka saling jatuh cinta dan kemudian pergi untuk bermukim di daerah terpencil, di situlah anaknya Siauw-Ciauw lahir. Cian-yap mati diracun dan Hoan Yauw dicurigai sebagai dalangnya
Uy-san-li-cu (Huang Shan Nu Zi 黄衫女子 Wanita Baju Kuning) adalah keturunan dari Yoko dan Siauliongniang. Nama lengkapnya tak tersebut di cerita hanya disebut sebagai Nona Yo (Yang 杨). Dia muncul untuk membantu Thio Bu-kie saat saat dalam bahaya. Dia mengalahkan Kiu-im-pek-kut-jiau milik Ciu JIe-jiak dengan versi lama Kiu-im-cin-keng
Suma Cian-ciong (Situ Qianzhong 司徒千钟) adalah seorang pesilat pemabuk, dia berteman dengan Ciu Tiam pada Acara Membunuh Singa. Di sana dia dibunuh oleh Ceng-kee (Jing-jia)
Hee Ciu (Xia Zhou 夏冑) adalah saudara lelaki dari korbang Cia Sun. Dia dan Suma Cian-ciong terbunuh oleh Ceng-kee  pada Tu-say-eng-hiong-hwee
Touw Pek-tong (Du Baidang 杜百当) dan Ek Sam-nio (Yi Sanniang 易三娘) adalah pasangan suami istri yang anaknya menjadi korban keganasan Cia Sun. Mereka memberikan tempat menginap pada Thio Bu-kie dan Tio Beng ketika akan menghadiri To-say-eng-hiong-hwee di Siaulim. Mereka dibunuh oleh Ciu Jie-jiak sebelum pertemuan itu berlangsung

Venue
Bu-tong-san (Wudong shan 武当山) tempat keberadaan Bu-tong-pay
Cong-keng-kok (Cang-jing-ge 藏经阁Perpustakaan Biara)
Kong-beng-teng (Guangming ding 光明顶 Puncak Terang Benderang) markas Agama Terang
Leng-coa-to (Lingshe dao 灵蛇岛 Pulau Ular Sakti) tempat persembunyian Taykis Kim-hoa po-po
Lo-han-tong (Luohan Tang 罗汉堂) Balai Arhat di Biara Siauwlimsie
Tiap-kok (die-gu 蝶谷 lembah kupu-kupu) tempat kediaman Ou Ceng-gu
Peng-hwee-to (Binghuo dao 冰火岛 Pulau Api Es) tempat persembunyian Cia Sun
Siauw-sit-san (Shaoshi shan 少室山) tempat keberadaan Biara Siauwlimsie
Tat-mo-tong (Damo tang 达摩堂) Balai Bidhodharma di Biara Siauwlimsie
Tiong Goan (Zhong yuan 中原 Dataran Tengah) sebutan lain untuk Cina

Event

To-say-eng-hiong-hwee (Tu-shi-yin-xiong-hui 屠獅英雄会 pertemuan pendekar menjagal singa) berlangsung di Siauw-sit-san

Pangkat/ Jabatan/ Sebutan orang
Cijin
Cuce (zhuchi 住持 kepala biara)
Cujin (zhuren 主任 kepala/ direktur)
Cujin (zhuren 主人 majikan/ pemilik/ penguasa)
Hian-ci (Xuan-jie 选姐 kakak perempuan budiman)
Pinto (pindao 贫道 saya orang Tao yang rendah)
Seng-cheng (shengseng 圣僧 rahib suci)
Siansu (chanshi 禅师 mahaguru)
Sicu (shizhu 施主 anda yang murah hati)
Siocai (xiaojie 小姐 nona)

Sebutan Benda dan Lainnya
Hek-giok-toan-siok-ko (Hei-yu-duan-xu-gao 黑玉断续膏 koyo penyambung tulang giok hitam)
It-im-cie (Yiyinzhi 一阴指 racun jari dingin) dari Siauwlim, dipunyai Kong-kian dan Goan-tin (Seng Kun)
Kim-kong transliterasi Tjan ID dari kata Jin-gang (金刚). Kata Jin-gang sendiri merupakan transliterasi Cina dari Vajra yang berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti halilintar atau intan. Vajra yang dalam Bahasa Jawa adalah Bajra merupakan senjata mematikan dari Dewa Indra (Dewa Perang) bermata intan mampu menerbitkan halilintar
Liong-koan-hong (Long-juan-feng 龙卷风 Tornado)
Seng Hwee Leng (Sheng Huo Leng 圣火令 Tanda perintah api suci)
Sip-hiang-joan-kin-san (shi-xiang-ruan-jin-san 十香软筋散 racun sepuluh wewangian pelemah otot) racun yang dimiliki Tio Beng persembahan pendeta wilayah barat  See-hoan

Keahlian
Cit-siang-kun (Qi-shang-quan 七伤拳 tinju tujuh luka) dari Kongtongpay dimiliki Cia Sun dan Cong Wi-hiap secara tak sempurna, dimiliki Bu-kie dengan sempurna
Hian-beng-sin-ciang (Xuan-ming-shen-zhang 玄明神掌 telapak sakti dunia gelap)
Liong-ciauw-jiu (Long-zhao-shou 龙爪手 tangan cakar naga) dari Siaulimsie
Kian-kun-tay-lo-ie sinkang (Qian-kun-da-nuo-yi-shen-gong 乾坤大挪移神功 tenaga sakti memutar bumi dan kayangan) dari Bengkauw
Kim-kong-cie (Jin gang zhi 金刚指 Jari Bajra)
Kim-kong-hok-mo-coan (Jin-gang-fu-mo-quan 金刚伏魔圈 Cincin Vajra Iblis Yang Menaklukkan) dari Siaulimsie dimiliki Tat-mo-tong Sam-wan-lo
Kim-kong-put-hoay-tee Sin-kang (Jin-gang bu huai ti shengong 金刚不坏体神功 tenaga sakti bajra menjaga tubuh tak rusak) dari Siaulimsie dipunyai oleh Kon-jian seng-ceng
Kiu-im-pek-kut-jiau (Jiuyin baigu zhua 九阴白骨撾 cengkeraman tulang putih sembilan rembulan) warisan Kwee Ceng yang tersembunyi dalam Pedang Langit dimiliki Ciu Cie-jiak secara tak sempurna
Kiu-yang-sin-kang (Kiu-yang-shen-gong 九阳神功 tenaga sakti sembilan matahari) dari Siaulimsie
Thay-lek-kim-kong-cie (Tai-li-jin-gang-zhi 太力金刚指 Jari Vajra sangat kuat) dari Siaulimsie dimiliki Kong-bun, Kong-tie, dan Kong-seng namun juga dimiliki A-sam (U Bun-cek) untuk membuat cacat Jie Thay-giam
Ti-in-cong (Ti-yun-zong 梯云纵 tangga naik ke awan) dari Butongpay

Ucapan Khas
Baozhong 保重 jaga diri mu
Gaoci 告辞 saya/kami pamit
Houhui youqi 后会有期 sampai ketemu lagi di lain waktu
Mafan 麻烦 sesuatu yang bikin repot
Shanzai 善哉 bagus

2 komentar:

Unknown mengatakan...

Menakjubkan....sudah berulang kali saya membaca kisah ini...tapi belum pernah sejelas ini...dan saya baru tahu bahwa judul asli kitab ini berbunyi "DENGAN KEHENDAK LANGIT MENJAGAL NAGA"( dengan bertaqwa kpd tuhan kita bahkan bisa mengalahkan seorang raja(penguasa)(tentunya yg zalim)....


Semoga petunjuk yg sangat jelas berharga ini...menyebabkan anda sekeluarga mendapat kasih sayang dan keselamatan dalam hidup anda sekeluarga...amin

Anonim mengatakan...

apakah biat coat suthay adalah murid langsung kwee siang ?